Renyahnya Puff Pastry & Roti Bakar ala Catering Pernikahan Murah dan Enak di Jakarta. Pernahkah membayangkan menikmati puff pastry dan roti bakar sekaligus? Jika belum, Via Pastry House menyediakan keduanya dalam satu sajian. Sang pemiliki, Yoyok Sugianto (25), berkisah, inovasi ini dilakukan agar tampilan roti bakarnya berbeda dari biasanya. Ia bersama sang kekasih, Silvia Tri Yunita (24), mulai memasarkan roti bakar unik ini sejak 3 bulan lalu.

Uniknya lagi, roti yang digunakan adalah roti gandum.”Meski pakai roti gandum, bisa dipastikan teksturnya tidak keras, malah lembut,” kata Yoyok. Ia juga mengatakan, puff pastry-nya sengaja ditaruh di tengah-tengah roti bakar sehingga menghadirkan sensasi renyah saat roti bakar digigit. Sebelumnya roti dipanggang terlebih dulu dan diberi toping sesuai keinginan pembeli.

Roti lalu diiris jadi 10 potong dan disusun di dalam boks. Ada 7 varian isi yang ditawarkan, yakni cokelat, cokelat crunchy, Nutella, keju cheddar, mozzarella, green tea, dan Ovomaltine. “Pembeli boleh mencampur 2 varian toping di dalam 1 boks,” timpalnya. Roti bakar puff pastry dipasarkan seharga Rp 25-45 ribu, tergantung toping yang dipilih. Dalam sehari, Yoyok bisa menjual 10 boks roti bakar puff pastry.

Roti Nougat Bertabur Kacang

Tampaknya sekarang ini roti nougat sedang menjadi favorit banyak orang. Tak heran, jika belakangan ini semakin beberapa kedai roti bakar yang mulai menawarkan menu dengan isi atau toping nougat, yang tak lain adalah cincangan kacang tanah goreng. Salah satunya adalah kedai Dmoel Roti Nougat milik Dede Mulyanto (50), yang mulai beroperasi sejak 6 bulan lalu bersama sang istri. Dede menggunakan roti gandum dengan isi dan toping krim nougat yang ia buat sendiri alias homemade. Menurut Dede, membuat krim nougat tidaklah sulit.

Apalagi, ia pernah menimba ilmu di sekolah memasak berlisensi Prancis yang ada di Melbourne, Australia beberapa waktu lalu. “Agar krim nougatnya semakin enak, saya tambahkan mocha,” jelasnya. Di samping krim nougat yang dioles di bagian dalam roti, sisi luarnya pun ditaburi cacahan kacang tanah yang amat melimpah. Kacang tanah yang dipakainya ada 2 ukuran, yang kecil dan besar. Pasalnya, paduan kedua ukuran kacang ini diyakini dapat membuat cita rasa roti bakarnya kian gurih. “Kacang yang besar saya panggang dan kacang tanah kecil digoreng.

Lalu dicampur jadi satu,” ungkapnya. Soal porsinya, ada dua ukuran roti bakar yang ditawarkan. Yang pertama ukuran 1/4 dengan kisaran harga Rp 15-25 ribu, dan ukuran 1/2 yang harganya Rp 25-35 ribu. Selain varian original, Dede juga menyediakan roti bakar nougat meses, keju, atau bertabur bubuk Milo. “Kami masih tergolong baru, jadi penjualannya belum terlalu banyak. Dalam sehari kira-kira 10 porsi habis,” ucap Dede yang membuka kedainya pukul 10.00-24.00 WIB.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *