Review Xiaomi Redmi Note

T ak melulu masalah spek, pola jualan pun diubah oleh Xiaomi. Tak lagi memrioritaskan menjual secara online, offl ine pun dilakoni demi menghasilkan pundi-pundi. Hasilnya pun jelas berbeda, tak perlu lagi hitungan menit. Cukup hitungan detik Xiaomi bisa laku dalam angka yang fantastis. Pada fl ash sale yang dilakukan Lazada pada seri Redmi Note, 13 November lalu, menjual habis 10.000 unit hanya dalam waktu kurang dari 40 detik. Hal senada juga dicuitkan akun Twitter resmi Mi Indonesia (@ MiOffi cial_ID). Dalam akun Twitternya itu, Mi Indonesia mengucapkan terima kasihnya atas dukungan fans Mi di Indonesia, disertai dengan foto yang bertuliskan “10.000 unit Redmi Note Habis dalam kurang dari 40 detik.” Kompetitor brand global dan local pun pasti berhitung ulang.

Pasalnya, dengan pola penjualan on line, Xiaomi sepertinya melakukan pendekatan yang berbeda ke konsumen. Hal ini yang menjadi inovasi. Sebab, otomatis harga jual pun akan sedemikian rupa ditekan. Walhasil, alokasi dananya bisa dipergunakan untuk pengembangan spesifi kasi produk agar lebih optimal. Penjualan online ini pun bahkan mulai ditiru oleh beberapa vendor lokal. Sebut saja Himax dan Lumia yang mulai mengambil atensi penggila gadget di tanah air. Akankah membuat semakin kompetitif, kita lihat saja. Desain Model kotak tentu saja membuatnya tak menarik. Karena bentuk ini terlihat pasaran dan cenderung membosankan. Terlebih bobotnya berat, sehingga tak cukup nyaman bila menggenggamnya berlama-lama untuk aktivitas harian. Nilai plus-nya, meski berat kekokohan cangkang yang membungkus bodi memang tak perlu dipertanyakan lagi. Berlapis glossy, Redmi Note memang mudah untuk tergelincir bila tangan berkeringat.

Terlebih bila tangan Anda mungil. Solusinya, beri silicon case yang lebih kesat. Menggenggam jadi lebih mantap. Pada aspek layar, ukuran 5,5 inch begitu lapang. Nyaman digunakan untuk bermultimedia. Tingkat responsivitas pun sangat baik. Memiliki lima titik sentuh untuk mengakomodir saat digunakan main game. Nyamannya lagi, layar tajam dan jernih. Kerapatan 720×1280 pixels menjanjikan gambar yang prima. Mi User Interface tergolong sederhana sebagai antarmuka. Ringkas dan praktis. Ikon yang esar menjadi akses mudah untuk dieksekusi. Karena Anda tidak perlu masuk ke menu utama, karena di halaman utamalah menu utama dimunculkan. Kinerja Aspek ini yang menjadi jagoan Redmi Note. SINYAL pun langsung bergegas mengujinya.

Pertama dengan menggunakan software AnTuTu, Quadrant, dan NenaMark2. AnTuTu 32621 Quadrant 15708 NenaMark2 61,5 fps Tak cuma torehan angka, SINYAL mengujinya dengan memainkan game FIFA 15 Ultimate. Hasilnya, bermain lancar jaya. Menggiring, menendang, sekaligus mengumpan berjalan sempurna tanpa ada gejala lag. Padahal game ini cukup berat bila diperuntukkan untuk ponsel dua jutaan yang memiliki spesifi kasi pas-pasan. Tapi tidak bagi Redmi Note. Kapasitas 3200 mAh menjadi garansi kinerja bisa dilakukan tanpa masalah. Walaupun Anda melakukan kegiatan secara ekstra. Seperti bermain game sambil melakukan streaming, berkirim email, sekaligus melakukan kurasi foto. Bisa secara simultan bergantian dilakukan. Tak perlu ragu akan kehabisan daya saat sedang asyik bergadget ria. Sayangnya, aspek hardware belum didukung oleh software. Sampai dengan artikel ini ditulis Kami belum mendapat kabar pihak Xiaomi akan memilih Redmi Note sebagai salah satu ponsel yang akan diberikan upgrade Lollypop. Kamera Uji kamera menjadi berbeda, karena resolusi kamera utama yang diuji beresolusi tinggi. Rasa penasaran ada di fi tur narsis ini? Maklum kamera yang diklaim memiliki resolusi tinggi untuk ponsel kelas dua jutaan.

Kamera utama 13 MP; kamera depan 5 MP. Perburuan objek untuk merekam foto yang diabadikan pun dimulai. Di kondisi indoor, guyuran lampu neon yang mulai keputihan terlihat saat SINYAL memotret suasana khas di dalam gerbong KA Commuter Line. Berbekal penerangan lampu neon yang melimpah, hasil foto jernih. Cuma ya itu tadi, terlihat agak over. Mencoba memotret di kondisi yang berbeda, SINYAL masih menjajal indoor, kondisi low light sengaja dipilih. Hasilnya kurang memuaskan, Xiaomi Redmi Note tidak mampu menerjemahkan warna dengan baik. Warna real hijau berganti menjadi sedikit kebiruan ketika di lihat pada layar. Saking penasarannya, SINYAL mengkomparasinya dengan Nexus 5 dan LG G2. Terbukti jepretan G2 yang lebih unggul dan natural. Pindah ke outdoor, terlihat frame foto yang dihasilkan bisa membuat SINYAL semringah. Tanpa ragu, Kami menjepret beberapa objek menarik pada saat Hai Day beberapa waktu lalu. Salah satunya foto jepretan atraksi skateboard pada saat beraksi.

Cukup baik, meski dilakukan zoom in untuk mengambil foto di area yang sedikit berjauhan dengan objek. Meski hanya menggunakan resolusi kamera yang lebih rendah, penggemar selfi e tak perlu kuatir dengan hasilnya. Sebab, foto yang direproduksi cukup memuaskan. Tinggal cari background yang tepat, cahaya yang cukup, dan hindari backlight. Foto Anda bernarsis ria, akan tampil menggoda. Untuk video, kualitas gambar juga baik. Anda tak perlu kuatir, kondisi gambar bergerak yang didokumentasikan tajam. Adaptasi pada kondisi gelap terang juga bisa diakomodir. Belum lengkap rasanya, bila tak membuktikannya di layar PC.

SINYAL langsung membuka fi le image dan video. Walhasil, kualitas gambar hanya mengalami sedikit penurunan. Namun, secara menyeluruh Anda bisa mengandalkannya untuk pendokumentasian pribadi. Multimedia Untuk bermusik, kualitasnya sedikit menurun ketika diajak untuk memuntahkan suara via speaker bodi. Sember dan sedikit mengganggu ketika harus menyapa telinga. Mereka para penggemar musik harus sedikit kecewa dengan performa musik Redmi Note. Speaker terletak di bagian belakang bodi. Memutar lagu harus

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *